Sosial News Blog1

Thursday, December 26, 2013

Medan Culinary Icons, Ucok Durian Cafe - Sigmanews

Medan Culinary Icons, Ucok Durian Cafe - Sigmanews
Medan, Sigmanews.us - Durian fruit now flooding in Medan city, especially in December and January. Durian stall will be found like in Jalan Iskandar Muda or Pringgan, Simpang Pos, Jl Glugur, Kampung Lalang, Tembung, Patumbak and many more in other areas.
Ucok Durian Cafe is one of the top durian traders in Medan. He held his wares at Jl Iskandar Muda for 24 hours.
"Once the durian fruit is considered less behavior, not profitable even wasted. But, now as the times demand for fruit on this one is more in demand. Eventually I became quite dependent on this thorny fruit," said Ucok quoted from TabloidNova.
Ucok Durian shop about 13 years old. Ucok Durian Cafe also be the one of the Meadan culinary icons. In one day Ucok can sell an average of 5 thousand durian fruit. At least a day Ucok can reap benefits about 2 million rupiah.
Uniquely, to arouse buyers , if unpalatable fruit flavors taste, buyer may exchange it. The shop has also set up a special container if there is a buyer from out of town want the durian fruit as souvenirs. Durian is already separated from the shells arranged in a container covered with paper on top, then sprinkled coffee over the paper so that the durian smell is not overpowering. For a container Ucok fix prices ranging from 100 thousand rupiah till 400 thousand rupiah.

- See more at: http://www.sigmanews.us/en/read/7501/medan-culinary-icons-ucok-durian-cafe-.html#sthash.5T9vkrfx.dpuf

Saturday, December 21, 2013

Remembering December 26, 2004, Aceh Tsunami Museum - Sigmanews

Remembering December 26, 2004, Aceh Tsunami Museum - Sigmanews

Mengenang 26 Desember 2004, Museum Tsunami Aceh - Sigmanews

Mengenang 26 Desember 2004, Museum Tsunami Aceh - Sigmanews

Banda Aceh, Sigmanews.co.id – Museum Tsunami Aceh termasuk tempat wisata yang sangat berkesan dan tergolong baru di Indonesia. Museum ini dibangun untuk mengenang bencana besar Tsunami yang dialami warga Aceh pada 26 Desember 2004 lalu sekaligus untuk tempat perlindungan jika Tsunami terjadi lagi.
Berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Banda Aceh, museum ini buka setiap hari (kecuali Jumat) pukul 10.00-12.00 dan 15.00-17.00. Bentuk bangunannya unik, bergaya rumah yang apabila dipandang dari jarak jauh menyerupai kapal laut dengan cerobongnya.
Arsitektur museum ini menggabungkan rumah Aceh bertipe panggung dengan konsep escape building hill berupa bukit untuk evakuasi bencana tsunami. Tersemat pula nilai tari tradisional tari saman, cahaya dari lafaz Allah, serta taman terbuka berkonsep masyarakat urban.
- See more at: http://sigmanews.co.id/id/read/7507/mengenang-26-desember-2004-museum-tsunami-aceh.html#sthash.EP5ItN64.dpuf

Banda Aceh, Sigmanews.co.id – Museum Tsunami Aceh termasuk tempat wisata yang sangat berkesan dan tergolong baru di Indonesia. Museum ini dibangun untuk mengenang bencana besar Tsunami yang dialami warga Aceh pada 26 Desember 2004 lalu sekaligus untuk tempat perlindungan jika Tsunami terjadi lagi.
Berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Banda Aceh, museum ini buka setiap hari (kecuali Jumat) pukul 10.00-12.00 dan 15.00-17.00. Bentuk bangunannya unik, bergaya rumah yang apabila dipandang dari jarak jauh menyerupai kapal laut dengan cerobongnya.
Arsitektur museum ini menggabungkan rumah Aceh bertipe panggung dengan konsep escape building hill berupa bukit untuk evakuasi bencana tsunami. Tersemat pula nilai tari tradisional tari saman, cahaya dari lafaz Allah, serta taman terbuka berkonsep masyarakat urban.
- See more at: http://sigmanews.co.id/id/read/7507/mengenang-26-desember-2004-museum-tsunami-aceh.html#sthash.EP5ItN64.dpuf